Kekurangan Alat Berat, Gubernur Sumbar dan Bupati Agam Dorong Percepatan Penanganan Pascabencana

  • Bagikan

Tanjung Raya, AMC. – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah mendampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung lokasi terdampak bencana banjir bandang di Batang Aia Muaro Pisang, Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (2/1).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara dekat kondisi lapangan pascabanjir bandang yang melanda kawasan tersebut, sekaligus memastikan langkah penanganan dan pemulihan berjalan optimal.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam, masih mengalami keterbatasan alat berat yang sangat dibutuhkan untuk normalisasi aliran sungai serta pembersihan material banjir bandang yang masuk ke rumah dan permukiman warga.

“Masih terdapat kekurangan alat berat untuk mempercepat normalisasi sungai yang meluap serta membersihkan material banjir dan lumpur yang terbawa ke pemukiman masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan roda dua maupun roda empat, agar senantiasa waspada saat melintasi daerah rawan bencana.

Ia mengingatkan bahwa sebagian besar jalur di Sumatera Barat berada di kawasan perbukitan dengan tebing dan jurang di sisi kiri dan kanan jalan.

“Jika cuaca hujan, potensi longsor dan runtuhan tanah sangat tinggi. Pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Bupati Agam, Benni Warlis. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Agam saat ini menghadapi sejumlah bencana alam di beberapa wilayah, sehingga masih membutuhkan tambahan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa banjir bandang dan tanah longsor.

“Di Agam terjadi bencana di beberapa titik, sehingga kebutuhan alat berat masih sangat besar untuk mempercepat proses pembersihan dan pemulihan,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Agam juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, baik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Pusat, guna mempercepat proses penanganan pascabencana.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar proses pembersihan dan pemulihan dapat berjalan maksimal dan masyarakat dapat segera beraktivitas kembali.

“Kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan pusat, terutama dalam percepatan penanganan pascabencana yang terjadi di Kabupaten Agam,”ujarnya.-
Penulis: Hari
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *