Malalak, AMC. — Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, dampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau lokasi bencana banjir bandang sekaligus mengunjungi posko pengungsian di Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kamis (27/11).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Benni mendengarkan secara langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak warga yang mengungsi.
Sejumlah pengungsi menyampaikan kondisi keluarga mereka yang masih hilang, kerusakan rumah, serta kebutuhan logistik di posko.

Bupati dan Gubernur juga berdiskusi dengan tim SAR mengenai rencana evakuasi warga yang masih terjebak longsor.
Upaya pencarian saat ini terkendala cuaca yang masih terus diguyur hujan deras. Aliran sungai kembali meningkat dengan membawa material batu, lumpur, dan kayu sehingga proses penyelamatan menjadi berbahaya dan lambat.

Hingga berita ini diterbitkan, 13 korban meninggal dunia telah ditemukan. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Puskesmas Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, untuk mendapatkan perawatan medis.
Banjir bandang ini diakibatkan meluapnya debit Batang Aia (Sungai) Lurah, yang menghanyutkan sejumlah rumah warga di sepanjang bantaran sungai.
Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi tambahan,

Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan, pemerintah provinsi akan segera melakukan perbaikan jembatan yang putus akibat terjangan luapan air agar jalur distribusi bantuan dapat kembali normal.
“Perbaikan jembatan harus segera dilakukan karena ini merupakan satu-satunya akses menuju lokasi bencana. Akses jalan Malalak–Balingka saat ini tidak dapat dilalui akibat banyaknya titik longsor,” ujar Mahyeldi.
Pemerintah daerah terus berupaya mempercepat penanganan darurat agar kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi secara optimal.-
Penulis : Hari
Editor : Harmen




