Membanggakan, Fadli Rahmadi Terima Penghargaan Kemenpora RI

  • Bagikan

Kalimantan Timur, AMC – Fadli Rahmadi, S.Hut, asal Malalak Barat, Kabupaten Agam menerima penghargaan dari Menpora RI, Zainudin Amali, Jumat (28/10). Fadli menjadi satu-satunya pemuda asal Sumbar yang menerima penghargaan itu.

Diketahui, Fadli didapuk sebagai Pemuda Pelopor Tingkat Nasional untuk kategori pangan. Fadli sukses menelurkan inovasi pangan lestari dan berkelanjutan, yakni Sirup Kulit Manis Malbar Cassiavera.

Fadli mengungkapkan, penghargaan itu ia terima pada saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94 yang digelar di Titik Nol Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur. Ia diundang ke ibukota baru itu sebagai salah seorang penerima penghargaan.

“Kemenpora RI mengundang pemuda terbaik 2022 yang terdiri dari Pemuda Pelopor Tingkat Nasional, Pemuda Berprestasi Tingkat Internasional, Wirausaha Muda Penggerak dan Wirausaha Muda Nasional, dan pemuda difabel berprestasi tingkat Nasional,” sebutnya, Minggu (30/10).

Fadli mewakili Provinsi Sumatera Barat di tingkat nasional dalam program Pemuda Pelopor Tingkat Nasional. Fadli berhasil meraih Juara 3 Pemuda Pelopor Tingkat Nasional di bidang pangan.

Inovasi yang ia lakukan yaitu membuat sirup beragam varian rasa berbahan kulit manis. Aktivitas kepeloporannya ini sukses mendatangkan income bagi masyarakat di Kecamatan Malalak.

Prestasi ini ia raih setelah melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga berhasil menyaingi sejumlah pemuda dari 26 provinsi.

“Alhamdulillah, pada tahun ini kita mendapat kesempatan membuat sejarah baru untuk pemuda Indonesia. Dengan mengucapkan sumpah pemuda di calon ibukota baru negara yaitu Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur,” katanya.

Fadli Rahmadi juga mengatakan bahwa momentum sumpah pemuda kali ini akan menjadi tambahan semangat dan memurnikan kembali semangat untuk menjadi tombak utama kemajuan daerah maupun kemajuan Indonesia di tahun 2035.

“Mari kawan-kawan pemuda Sumatera Barat dan Indonesia, kita bergotong royong melakukan inovasi untuk daerah dan negara ini. Mari kita mulai inovasi ini dari hal kecil yang berdampak besar bagi sekitar,” ajak Rang Sumando Malalak ini.

Menurutnya, di tahun 2023, Indonesia akan mengalami masa resesi terbesar. Hal ini akan berdampak kepada ekonomi dan sosial masyarakat di daerah.

“Jalan keluar dari masalah ini adalah inovasi dan kreatifitas dalam mengambil tantangan oleh para pemuda Indonesia,” ujarnya. (Tim)

  • Bagikan

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *