Serahkan Beasiswa, Bupati Agam : Jangan Patah Semangat Untuk Pendidikan

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Semangat para pelajar dalam mengenyam pendidikan harus dijaga agar tetap menyala.

Jika memiliki kemauan, tidak ada yang bisa mematahkan semangat tersebut. Pelajar berprestasi, yatim dan kurang mampu harus dihantarkan ke pintu kesuksesan.

Hal itu disampaikan Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, S.Sos, MM saat menyerahkan beasiswa mahasiswa berprestasi bagi masyarakat kurang mampu dari Kelompok Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Lubuk Basung.

“Jika berbicara pendidikan saya selalu merinding, sebab saya terbilang susah semasa kecil dulu. Tapi saya tidak patah semangat, saya tunjukan prestasi hingga saya bergelar doktor,” ujarnya, Senin (22/11) di Kantor UPK SPP PNPM di Nagari Kampuang Tangah, Kecamatan Lubuk Basung.

Menurut bupati, selama kemauan untuk mengenyam pendidikan masih tinggi, maka tidak ada yang tidak mungkin. Berkaca pada pengalamannya, semangat mengenyam pendidikan telah menghantarkan sejumlah beasiswa bagi perjalanan pendidikan orang nomor satu di Kabupaten Agam itu.

“Saya memang buktikan, dari sekian banyak penerima beasiswa di Trisakti ketika itu, saya mendapat rangking satu, saya harap itu juga ditunjukan ananda sekalian,” ucap bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengapresiasi Kelompok SPP PNPM Lubuk Basung yang telah memanfaatkan surplus kelembagaan untuk menunjang dunia pendidikan. Dikatakan, saat ini pihaknya memang tengah fokus membenahi pendidikan.

“Sebagai kepala daerah saya ucapkan terima kasih, semoga semangat ini dapat ditularkan hingga ke kecamatan yang lain,” tuturnya.

Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam, Zulkarnaen menyebut, Kelompok SPP PNPM Kecamatan Lubuk Basung telah berdiri sejak 2007 silam.

“Saat ini, kelompok yang beranggotakan masyarakat dari lima nagari di Kecamatan Lubuk Basung memiliki aset Rp4,6 milyar yang digulir kepada kelompok setiap tahunnya,” katanya.

Disebutkan, keberadaan kelompok PNPM itu bertujuan mempercepat pendanaan kelompok usaha, memberikan kesempatan kaum perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Kemudian memperkuat kelembagaan simpan pinjam kelompok perempuan serta memberdayakan kelompok perempuan dalam rangka mengelola keuangan.

Dikatakan, berkat kerja keras pelaku PNPM dana yang digulirkan bisa berkembang dengan baik. Bahkan, UPK Kecamatan Lubuk Basung menjadi UPK kategori sehat dalam mengelola keuangan saat ini.

Sejak berdiri sambungnya, surplus kelembagaan UPK Kecamatan Lubuk Basung telah membantu sejumlah msyarakat kurang mampu. Tahun 2009-2012 UPK memberikan bantuan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Pada tahun 2013-2015 penyaluran bantuan rumah tidak layak huni yang tersebar di lima nagari, setiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp15 juta. Sejak 2016 hingga sekaran, bantuan fokus kepada beasiswa pendidikan.

“Beasiswa ini diberikan kepada 10 mahasiswa berprestasi yang kurang mampu dengan IP minimal 3,50. Beasiswa diberikan hingga yang bersangkutan tamat kuliah,” ujarnya. (Depit)

  • Bagikan

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *