Di Hadapan Tim Wasev TMMD/N ke-112, Kasdim 0304 Agam Paparkan Kegiatan

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Dandim 0304 Agam diwakili Kasdim, Mayor Inf Masrizal paparkan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-112, di hadapan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD/N, di aula kantor Bupati Agam, Rabu (22/9).

Mayor Inf Masrizal mengatakan, di wilayah Kodim 0304 Agam banyak yang berminat program TMMD/N, tapi tahun ini dipilih Nagari Lubuk Basung yang dipusatkan di Jorong I Siguhung.

“Kita memilih Nagari Lubuk Basung karena wilayah ini terkendala sarana transportasi, yang menghubungkan dua jorong antara jorong Siguhung dengan Parik Panjang,” ujarnya.

Sasaran TMMD/N ke-112 di wilayah itu, katanya, untuk fisik dibuka jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan lebar 4,5 meter, penimbunan jalan, pengecoran, potong tebing, pemasangan batu parit, sayap plat dan gorong-gorong.

“Sasaran tambahan berupa bedah RTLH empat unit dan renovasi mushala satu unit, serta kegiatan non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan dan pemberian bantuan bibit tanaman,” sebutnya.

Dari sasaran fisik, terangnya, pembukaan jalan sudah dilaksanakan 100 persen, penimbunan jalan baru capai 80 persen dan pengecoran 14 persen. Sedangkan pemotongan tebing 100 persen, pemasangan batu parit 100 persen, gorong-gorong 100 persen dan sayap plat 35 persen.

Untuk sasaran tambahan, bedah rumah milik Mairizal baru 15 persen, rumah Slamet 95 persen, rumah Afrizal 95 persen dan rumah Wagiman 25 persen. Kemudian pembangunan MCK di mushala baru capai 15 persen.

“Sasaran non fisik sebagian besar masih belum dilaksanakan. TMMD/N tahun ini didukung Pemkab Agam dengan anggaran Rp1,5 miliar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD/N ke-112, Brigjen TNI Furdiyantoso sampaikan ucapan terimakasih KASAD kepada Pemkab Agam, yang telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan TMMD/N ke-112 ini.

“Karena tidak sedikit pemerintah daerah di Indonesia kesulitan mengalokasi anggarkan untuk pembangunan fisik di tengah pandemi ini, tapi Pemkab Agam bisa melaksanakannya,” ujarnya.

Furdiyantoso mengatakan, pelaksanaan TMMD/N harus berdasarkan bottom up, artinya umpan balik dari bawah yang sesuai kebutuhan dan masuk kategori program ini.

“Kita harap TMMD/N ke-112 ini memberikan manfaat pada masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ke depan,” ucapnya.

Namun, sedikit ia mengkritik paparan Kasdim terkait sasaran non fisik yang hingga kini masih belum terlaksana. Ia berikan gambaran terkait penyuluhan, dalam pelaksanaan nanti tidak hanya berkumpul dan foto saja, tapi materi disampaikan betul-betul dipahami oleh masyarakat.

“Dalam penyampaian nanti jangan hanya bicara satu arah, tapi saling berkomunikasi seperti tanya jawab dan sebagainya, supaya ada semacam motivasi dari masyarakat,” katanya mengarahkan.

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah menyebutkan, TMMD/N ini sangat penting bagi Pemkab Agam untuk percepatan pembangunan, sehingga jadi prioritas dalam penganggaran yang tidak mengganggu kegiatan lainnya.

“Alhamdulillah, untuk kegiatan TMMD/N tahun ini Pemkab Agam mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar, sesuai perencanaan untuk peningkatan jalan sepanjang 3,3 kilometer,” tukasnya.

Bahkan masyarakat begitu antusias dengan dilaksanakan TMMD/N ini, sehingga mereka ikut turun menyukseskan program tersebut. (t_m)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *