PKBM Literavokasi Lawang Buka Pendaftaran Paket Pendidikan Kesetaraan

Matur, AMC – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Literavokasi, yang berada di Lawang, Kecamatan Matur, telah membuka pendaftaran paket kesetaraan, bagi masyarakat yang putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Kepada AMCNews.co.id, Jumat (16/4), Pengelola PKBM Literavokasi Lawang, Yunaidi mengatakan, saat ini pihaknya telah membuka secara langsung penerimaan warga belajar, baik siswa baru ataupun pindahan pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C. Paket A, setara dengan SD/MI, dan paket B setara dengan SMP/MTs, sedangkan paket C setara dengan SMA/MA.

“Pendaftaran ini dibuka untuk umum, dimana saja, dan untuk siapa saja. Agar semuanya bisa kembali belajar melalui jalur pendidikan non formal, yaitu pendidikan kesetaraan paket A, B, C di PKBM Literavokasi Lawang,” ujarnya.

Dijelaskan, awal dibentuknya pendidikan non formal tersebut dikarenakan, pihaknya melihat banyaknya masyarakat yang mengalami putus sekolah, namun masih memiliki kemauan dan keinginan untuk bisa melanjutkan pendidikan.

“Hal ini yang membuat hati kami tergerak untuk membuat lembaga pendidikan non formal melalui PKBM, agar dapat membantu mewujudkan apa yang mereka inginkan,” jelasnya.

Dikatakan, saat ini, untuk lokasi belajar, PKBM Literavokasi memakai ruangan di bangunan eks SDN 16 Puncak Lawang.

Lebih lanjut Yunaidi menjelaskan, manfaat dari pendidikan kesetaraan diantaranya adalah, memberikan kesempatan dan menambah pengetahuan serta skill, untuk menunjang peserta didik menghadapi pendidikan di jenjang selanjutnya.

“Memberikan peluang untuk meningkatkan karir, atau mencari pekerjaan dengan jenjang pendidikan yang lebih baik. Serta memberikan kesempatan bersosialisasi dengan teman-teman baru, serta dapat saling memotivasi dalam meningkatkan jenjang pendidikannya,” terangnya.

Bukan hanya membuka paket kesetaraan saja, namun PKBM Literavokasi juga menyelenggarakan, program pelatihan Life Skill, bimbingan belajar, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), kursus, pendidikan keagamaan Adat dan istiadat, keterampilan seni budaya, dan lain sebagainya. (HR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *