Menu

Komunitas Green Bamboo, Bangun Kesadaran Masyarakat Lewat Aksi Nyata

  Dibaca : 300 kali
Komunitas Green Bamboo, Bangun Kesadaran Masyarakat Lewat Aksi Nyata

AMCnews.co.id — Komunitas Green Bamboo yang merupakan gabungan dari generasi muda anak nagari, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, gelar gotong royong di kawasan Objek Wisata Pantai Tiku, sebagai buktinyata cinta terhadap lingkungan.

Koordinator Komunitas Green Bamboo, Muhammad Arif Rahman, di Tiku, Minggu (3/2) mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu pagi. Sekarang adalah minggu ketujuh setelah diawali pada akhir Desember 2018.

“Keinginan ini timbul karena kami melihat kondisi pantai sudah kurang terawat akibat sampah belum terkontrol. Sehingga tergerak hati kami sebagai anak nagari lakukan sebuah tindakan,” ujarnya.

Hal ini dilakukan sesuai moto Komunitas Green Bamboo yaitu “satu sentuhan sejuta perubahan”. Anggota Green Bamboo terdiri dari banyak kalangan, mulai dari murid SD, SMP hingga ASN, yang berjumlah puluhan orang.

Lokasi yang disasar seperti, mulai dari pintu masuk Objek Wisata Pasia Tiku hingga jalan menuju SMKN 1 Tanjung Mutiara. Tapi lebih ke pantai karena orang luar banyak yang akan datang nikmati indahnya pesona wisata itu.

“Diharapkan goro dapat mengedukasi masyarakat untuk peduli lingkungan dan ikut mensuport kegiatan ini. Kami juga telah pasang peringatan larangan buang sampah sembarang di beberapa titik, yang sebelumnya dijadikan tempat tumpukan sampah,” sebutnya.

Menurutnya, sampai sekarang partisipasi masyarakat belum terlalu nyata, masih dari kaum muda yang bergerak. Tapi pihak kecamatan, Forkopimca dan pemerintah nagari sudah berikan dukungan dan ikut goro bersama.

Terkait hal ini, Camat Tanjung Mutiara, Yogi Astarian mengaku bangga pada gereasi muda di kecamatan itu, karena telah peduli pada lingkungan. Kegiatan ini berangkat dari goro berkala tahun lalu, ternyata direspon oleh Komunitas Green Bamboo.

Namun, yang jadi kendala bagi pihaknya dan komunitas adalah tempat pembuangan sampah. Bahkan, pekan kelima pihaknya mendatangkan kontainer dari LH, mengingat kurangnya fasilitas di Tanjung Mutiara.

“Pekan kelima forum anak juga ikut bergabung. Artinya melalui komunitas ini bagaimana kita mengajak masyarakat peduli pada lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, kontainer di Tanjung Mutiara hanya dua unit, yang terletak di SMAN 1 dan pasar Tiku. Camat berharap pihak nagari agar dapat menganggarkan pegadaan bak sampah, sehingga sampah dapat terkontrol. (AMC05)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional