AMCNews.co.id — Sebanyak 52 pengurus Bundo Kanduang Kecamatan Lubuk Basung masa bakti 2019-2024, resmi dikukuhkan, Kamis (1/8) di Kantor Camat Lubuk Basung.
Pengukuhan itu dilakukan oleh Ketua Bundo Kanduang Agam Rosmiati, disaksikan langsung Penasehat Bundo Kanduang Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri, Camat Lubuk Basung Harmezi, niniak mamak dan tokoh masyarakat.
Rosmiati berharap agar pengurus yang diketuai Ibu Andan dapat melanjutkan tugas dan fungsi dari program yang dilaksanakan oleh pengurus yang lama sehingga, program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Oleh sebab itu, perlu sekali kekompakan dan kerjasama tim yang bagus. Karena, suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kekompakan dan kerjasama tim,” harap Rosmiati.

Menurutnya, beban dan amanah yang akan dipikul Bundo Kanduang ke depannya sangat berat dan penuh tanggungjawab dalam mengawasi generasi muda terhadap dampak modrenisasi dan pengaruh pergaulan bebas.
“Disinilah peran dan fungsi Bundo Kanduang sebenarnya. Mereka harus bisa mengawasi dan membina anak-anaknya agar tidak salah bergaul,” ulasnya.
Hal senada juga disampaikan Penasehat Bundo Kanduang Kabupaten Agam, Ny. Vita Indra Catri.
Ia berpesan kepada seluruh Bundo Kanduang di Kabupaten Agam agar selalu mengadakan pertemuan sesering mungkin, karena dengan sering bertemu maka akan muncul inovasi-inovasi baru terkait dengan tupoksi Bundo Kanduang di Minangkabau.
“Terpenting sekali, dengan sering bertemu maka silahturahmi akan semakin kuat,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Lubuk Basung Harmezi menjelaskan, pentingnya keberadaan Bundo Kanduang dalam membentuk akhlak dan menjadi tauladan masyarakat terutama bagi generasi muda. Bundo Kanduang harus bisa mewujudkan peran dan fungsi sebagai perempuan Minangkabau dalam menerapkan fungsi adat Minangkabau.
“Bundo Kanduang sebagai organisasi besar di Minangkabau harus diperkuat, dan pemerintah kecamatan siap mendukung penuh setiap kegiatan Bundo Kanduang,” kata Camat Harmezi.
Harmezi juga meminta Bundo Kanduang mengoptimalkan setiap kegiatan untuk menanamkan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau. “Ini seiring dengan cita-cita misi Pemerintah Kabupaten Agam dalam mewujudkan generasi yang madani,” pungkas Harmezi. (AMC06)




