Pengajian Bupati Agam Sarian Materi Hakikat Akhlak Pada Allah SWT

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC. – Di tengah padatnya agenda pemerintahan dan berbagai aktivitas kedinasan, Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, tetap menyempatkan diri memperkuat pembinaan rohani melalui kegiatan pengajian di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Rabu (04/11).

Kehadiran Bupati dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas jasmani, tanggung jawab pemerintahan, dan kebutuhan rohani dalam mewujudkan Agam Madani.

Pengajian kali ini mengangkat tema “Hakikat Akhlak kepada Allah SWT”. yang mengajak jamaah untuk memahami pentingnya membangun hubungan yang baik dengan Sang Pencipta melalui keimanan, ketakwaan, keikhlasan, serta rasa syukur dalam menjalani kehidupan.

Dalam tausiahnya, Bupati Agam menyampaikan bahwa akhlak kepada Allah SWT merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.

Akhlak tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan setiap tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, manusia harus senantiasa menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki merupakan karunia dan amanah dari Allah SWT.

Oleh karena itu, sudah semestinya setiap individu senantiasa bersyukur, meningkatkan keimanan, bertawakal, serta menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesibukan dalam menjalankan aktivitas duniawi, termasuk tugas dan tanggung jawab pekerjaan, jangan sampai membuat manusia melupakan kewajibannya kepada Allah SWT.

“Kesibukan kita dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan jangan sampai menjauhkan kita dari Allah SWT.

Justru melalui setiap pekerjaan dan tanggung jawab yang kita emban, harus menjadi jalan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Nya,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurutnya, akhlak yang baik kepada Allah SWT juga harus tercermin dalam akhlak kepada sesama manusia. Kejujuran, amanah, kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai-nilai keimanan yang harus terus dipelihara.

Melalui kegiatan pengajian tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan kesejahteraan jasmani, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan iman, ketakwaan, dan akhlak masyarakat.

Dengan demikian, cita -cita mewujudkan Kabupaten Agam yang Madani dapat dibangun melalui keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan pembinaan spiritual masyarakat. –
Penulis : Fikri
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *