Dukung Program Hafidz Qur’an, PPTQ Muallimin Pakan Sinayan Gelar Parade Tasmi’

  • Bagikan

Kamang Magek, AMC – Dalam rangka melahirkan para penghafal Al-Qur’an yang handal, Pondok Pesantren Tahfiz Quran (PPTQ) Muallimin Muhammadiyah Pakan Sinayan, Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek menggelar parade Tasmi’.

Selain menampilkan kefasihan hafalan Al-Qur’an para santri, parade tersebut sebagai upaya mendukung program Kabupaten Agam dalam melahirkan hafidz Qur’an.

Kepala MTs PPTQ Muallimin Muhammadiyah, Y Dt Maka mengatakan, kegiatan yang diikuti 500 peserta dari tingkat MTs dan Aliyah yang menempuh pendidikan Ponpes di wilayah setempat itu dimaksudkan memotivasi santri agar mampu melebihi target hafalan Qur’an.

“Acara ini sejalan dengan tujuan pondok kami, melahirkan hafidz Qur’an yang mana juga mendukung program Kabupaten Agam di bidang keagamaan,” ujarnya, Senin (17/1).

Lebih lanjut dijelaskan, pada parade itu para peserta menampilkan hafalannya yang kemudian dinilai oleh guru pembimbing.

Selanjutnya, para guru memberikan tanggapan atas penampilan terkait kesalahan dalam bacaan santri baik dari tajwid dan jumlah hafalan.

Melalui Parade Tasmi’ Qur’an, para guru melakukan seleksi ketat terhadap para murid, dari 500 santri yang ikut hanya 24 orang yang dinyatakan lolos.

“Bagi santri terbaik, nantinya pihak Ponpes akan memberikan reward berupa piagam penghargaan dan tabanas,” sebutnya.

Y Dt. Maka mengungkapkan, Parade Tasmi’ yang digelar Minggu (16/1) malam itu merupakan tahap yang pertama. Santri yang tidak lolos bisa lebih meningkatkan kualitas hafalan pada parade gelombang ke-2 yang akan dilaksanakan pekan depan.

Ditambahkan, selain Parade Tasmi’ Qur’an, masih banyak program dalam upaya melahirkan para penghafal Al-Quran melalui gema Al-Quran seperti hiking tahfizh, tahfizh camp, musabaqah, murottal, tilawah dan sebagainya.

“Agenda kegiatan penunjang tahfizh ini digilir dalam setiap bulan, bulan pertama parade tahfizh Al-Quran, bulan kedua hiking tahfizh, bulan ketiga musabaqoh tahfizh, bulan ke empat tahfizh camp, begitu seterusnya,” ujarnya. (Depit)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *