Lubuk Basung, AMC – Atlet muda pencak silat Kabupaten Agam, Furqon Habil Winata resmi dipanggil Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB-IPSI) untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagai persiapan menghadapi SEA Games Malaysia 2027 dan kejuaraan dunia pencak silat 2026.
Keberangkatan Habil menuju Pelatnas dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi, di ruangan kerjanya, Jumat (31/7).
Sekda mengapresiasi atas capaian atlet muda tersebut. Menurutnya, prestasi Habil bukan hanya kebanggaan di bidang olahraga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Prestasi yang diraih Habil memberikan dampak dan motivasi yang luar biasa. Keberhasilannya akan mendorong generasi muda berpikir bahwa mereka juga bisa meraih prestasi seperti yang telah dicapai Habil,” ujar Sekda.
Ia menilai, prestasi internasional yang diraih Habil turut mengangkat nama Kabupaten Agam dan Sumatera Barat di mata dunia.
“Dengan prestasi ini, daerah kita semakin dikenal. Ini adalah jasa besar bagi Kabupaten Agam. Terima kasih kepada KONI Agam dan IPSI Agam yang telah membina Habil hingga mampu berprestasi di tingkat internasional,” katanya.
Sekda berharap Habil terus meningkatkan kemampuan sehingga menjadi atlet yang selalu diperhitungkan pada setiap kejuaraan, baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.
“Usianya masih sangat muda. Kesempatannya untuk meraih prestasi yang lebih baik masih sangat terbuka. Kita doakan semoga prestasinya terus melesat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Agam, Edi Busti mengatakan, Furqon Habil Winata telah mencatatkan sejarah sebagai atlet Agam, yang berhasil meraih medali emas pada kejuaraan pencak silat tingkat internasional.
Menurutnya, pelajar SMAN 1 Lubuk Basung itu telah mengoleksi medali emas dari berbagai kejuaraan internasional, mulai dari India, Bahrain, Brunei Darussalam hingga yang terbaru di Vietnam.
“Di Vietnam, Habil sudah turun di kategori dewasa. Setelah itu, ia langsung dipanggil mengikuti Pelatnas selama satu bulan di Jakarta sebagai persiapan menuju kejuaraan bergengsi dunia,” jelas Edi.
Ia menyebut, capaian tersebut membuktikan Kabupaten Agam mampu melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di level dunia.
“Prestasi Habil menjadi kebanggaan kita semua. Semoga ini menjadi motivasi bagi cabang olahraga lain untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Edi Busti menambahkan, Kabupaten Agam selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekuatan utama pada cabang olahraga bela diri di Sumatera Barat, khususnya pencak silat.
Ia berharap jadwal event yang akan dihadang tidak berbenturan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat, sehingga Habil tetap dapat memperkuat Kabupaten Agam.
“Kalau Habil bisa tampil di Porprov, insyaallah satu medali emas sudah di tangan. Yang terpenting sekarang kita doakan semoga ia selalu sehat dan terus mengukir prestasi,” katanya.
Edi Busti juga berharap Pemerintah Kabupaten Agam terus memberikan dukungan terhadap pengembangan karier atlet muda berprestasi.
Ia mengungkapkan, sepulang dari kejuaraan di Vietnam, Habil bahkan baru sempat sekali masuk sekolah karena padatnya agenda latihan dan pertandingan.
“Ke depan tentu diperlukan perhatian dan dukungan agar Habil bisa terus berkembang tanpa mengabaikan pendidikannya. Semoga langkahnya di Pelatnas menjadi awal menuju prestasi yang lebih tinggi di Kejuaraan Dunia maupun SEA Games,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda Agam menyerahkan dana motivasi dari KONI Agam sebesar Rp5 juta dan uang tunai serta bingkisan dari Bank Nagari Cabang Lubuk Basung.-
Penulis : Andri
Editor : Reska/Harmen




