Pemkab Agam Gelar Jumpa Pers Bahas Penanganan Pascabencana Bersama BPC

  • Bagikan

Bukittinggi, AMC — Pemerintah Kabupaten Agam menggelar jumpa pers bersama Bukittinggi Press Club (BPC) menjelaskan perkembangan penanganan pascabencana yang terjadi di Kabupaten Agam beberapa bulan lalu, di Mess Bupati Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Selasa (19/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Agam, Benni Warlis, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi, Asisten II Setdakab Agam, sejumlah kepala OPD yang terlibat langsung dalam penanganan pascabencana, serta insan pers dari berbagai media yang tergabung dalam Bukittinggi Press Club.

Pertemuan ini menjadi wadah bagi Pemerintah Kabupaten Agam untuk menyampaikan informasi secara terbuka terkait progres penanganan dan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat sinergi bersama media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Agam menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini turut membantu menyebar -luaskan informasi mengenai kondisi bencana maupun langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Semoga melalui diskusi ini akan ada output berupa persamaan persepsi antara media dengan pemerintah daerah terkait kebutuhan yang diperlukan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh media dapat terus membersamai pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai informasi, khususnya di wilayah-wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau.

Sementara itu, perwakilan Bukittinggi Press Club menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pertemuan seperti ini sangat dinantikan karena menjadi ruang diskusi yang efektif antara pemerintah dan media.

Dalam kesempatan itu, pihak BPC juga menyarankan agar pemerintah daerah lebih memanfaatkan perkembangan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi yang cepat dan responsif.

“Sekarang media sosial berjalan sangat cepat, terlebih jika ada laporan masyarakat melalui DM Instagram yang langsung disertai foto dan data. Informasi tersebut bisa segera kami kelola dan publikasikan. Karena itu, kami menyarankan pemerintah daerah memanfaatkan kemajuan ini, sebab respons di media sosial terbilang sangat cepat,” ungkapnya.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait dana TKD yang dikembalikan ke Kabupaten Agam dan difokuskan untuk penanganan pasca bencana.

Selain itu, turut dibahas perkembangan penanganan di daerah terdampak bencana, mulai dari pembangunan sarana dan prasarana, pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana, hingga pemulihan sektor pertanian, pendidikan, jembatan, jalan, serta hilirisasi sungai yang terdampak bencana beberapa bulan lalu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap informasi terkait penanganan pascabencana dapat tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan seluruh pihak dalam mendukung proses pemulihan daerah terdampak bencana.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *