Sempat Ragu, Bupati Apresiasi Pembangunan Masjid Jami’ Galuang

  • Bagikan

AMCnews.co.id — Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, meresmikan Masjid Jami’ Jorong Galuang, Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua, Minggu (24/3).

Indra Catri sampaikan rasa bangganya dengan telah selesainya pembangunan masjid tersebut.

Saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ pada 11 Maret 2018 lalu, Indra Catri sempat merasa cemas apakah masjid itu bisa selesai dalam waktu setahun. Namun, berkat kebersamaan masyarakat, dalam waktu 11 bulan Masjid Jami’ telah berdiri dengan kokoh.

“Dalam waktu 11 bulan masjid selesai dibangun, ini menunjukkan masyarakat Galuang saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Insya Allah masjid ini akan menjadi pemersatu umat. Dan Alhamdulillah masjid selesai sesuai janji,” ujarnya.

Masjid megah ini selesai sebelum perhelatan Pemilu 2019. Masjid ini selesai sangat tepat momennya yaitu sebelum pemilu, sehingga peresmian Masjid Jami’ diharapkan bisa menyatukan masyarakat, jangan terpecah akibat beda pilihan. Silahkan berbeda partai dan pilihan, tapi jangan sampai terpecah. Berpolitiklah secara santun. Himbau Bupati Agam 2 periode ini.

Indra Catri juga mengingatkan, bahwa dalam waktu dekat bulan Ramadhan akan tiba, dan mengajak masyarakat untuk meramaikan dan melakukan berbagai aktifitas di masjid.

“Ajak anak kemenakan shalat dan baca Al-Qur’an bersama di masjid, buat berbagai program untuk dilaksanakan di masjid dengan melibatkan masyarakat secara menyeluruh,” ajak bupati.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Agam juga bersyukur atas upaya masyarakat Jorong Galuang untuk mencapai visi Agam Madani. Sebuah visi yang menjadikan masjid sebagai sentral kehidupan masyarakat.

“Pada masyarakat dipesankan agar selalu memakmurkan masjid, jadikan keberadaan masjid untuk mendorong pemersatu serta mempererat ukhuwah dan mendukung gerakan Nagari Madani. Tidak hanya itu, pengurus harus menyusun program kegiatan dan cari imam tetap yang akan memimpin jama’ah,” sebutnya.

Sementara itu Panitia Pembangunan Masjid, Ahmad Jaiz mengatakan lama pembangunan 11 bulan sesuai target yang disampaikan Bupati Agam saat peletakan batu pertama 11 Maret 2018. Pembangunan masjid menelan anggaran sebesar 4 miliar rupiah yang berasal dari berbagai donatur, masyarakat baik di rantau maupun di kampung.

“Dalam waktu kurang setahun itu, pembangunan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, sehingga untuk makanan dan minuman ditanggung oleh masyarakat. Ini bukti bahwa kebersamaan masyarakat sangat tinggi akan kehadiran masjid baru,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan pemukulan tambua, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Pada kesempatan itu, turut dihadiri Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayitno, Ketua TP-PKK Agam, Ny. Vita Indra Catri, wakil Ketua TP-PKK Agam, Ny. Candra Trinda Farhan Satria, perantau dan lainnya. Peresmian masjid juga diisi dengan pengajian oleh Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc. MA. (AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *