Workshop Nasional ILP Batch 2: Ketua PKK Agam Hadirkan Gagasan Quick Win Cek Kesehatan Gratis

  • Bagikan

Padang, AMC – Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, tampil sebagai narasumber dalam acara Workshop Nasional di Ballroom Hotel ZHM Premiere Padang, Kamis (25/9).

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, MPH itu, mengambil tema “Pedoman Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Penyusunan Indikator Mutu Tiap Kluster ILP di Puskesmas Batch 2”.

Dalam sambutannya, dr. Aklima menegaskan, pelayanan kesehatan primer merupakan garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan.

“Integrasi Layanan Primer (ILP) menjadi kunci utama. Kita tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan promosi kesehatan dengan pendekatan siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia,” ujarnya.

Sementara itu, Ny. Merry Benni Warlis yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu, memaparkan pentingnya deteksi dini melalui program skrining kesehatan.

Menurutnya, sebagian besar kasus kematian di Indonesia sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Data menunjukkan, 80 persen masyarakat belum pernah mengukur lingkar perut, lebih dari 60 persen tidak pernah memeriksa gula darah maupun kolesterol dan lebih dari sepertiga tidak memantau berat badan. Padahal kondisi ini menjadi faktor risiko utama penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan kanker,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui regulasi terbaru telah memasukkan 14 jenis skrining kesehatan ke dalam Program JKN, mulai dari diabetes, hipertensi, stroke, kanker serviks, kanker payudara, hingga anemia remaja putri.

Hal ini, kata Merry, harus disosialisasikan hingga ke masyarakat akar rumput, terutama melalui Posyandu, sekolah, dan komunitas.

“PKK bersama lintas sektor siap mendukung program ini. Kami mendorong agar pemeriksaan kesehatan gratis dijadikan quick win dalam pelayanan kesehatan daerah. Selain mendekatkan layanan kepada masyarakat, juga sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” tegasnya.

Ny. Merry berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, dan masyarakat dapat memperluas cakupan deteksi dini sehingga beban penyakit menular maupun tidak menular dapat ditekan sejak dini.

Workshop Nasional ILP Batch 2 ini diikuti oleh perwakilan Dinas Kesehatan dari berbagai provinsi, kabupaten/kota, kepala Puskesmas, serta tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *