Ny Yenni: Literasi Tangkal Pengaruh Buruk Teknologi Informasi

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Kemajuan teknologi dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat. Pasalnya, setiap individu bisa dengan bebas mengakses informasi dari media sosial.

Menyikapi hal tersebut, perlu dilakukan upaya membangun kembali kegemaran membaca masyarakat yang tergerus kemajuan teknologi informasi.

Demikian benang merah yang disampaikan Bunda Literasi Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman saat pelantikan 16 bunda literasi kecamatan, Senin, (16/1).

Menurutnya, dewasa ini menuntut masyarakat senantiasa tanggap terhadap perkembangan dan perubahan informasi kehidupan.

“Era informasi ini dituntut kesadaran masyarakat agar senantiasa meningkatkan kemampuan, keterampilan dan wawasan,” tuturnya.

Jika tidak, lanjutnya, masyarakat akan terpuruk bahkan tenggelam di tengah maraknya perkembangan teknologi.

Dalam hematnya, kemajuan teknologi memiliki dua dampak bagi kehidupan, yakni dampak positif dan negatif.

“Sisi positifnya, masyarakat bisa mendapatkan informasi tanpa batas. Namun, dampak buruknya dapat merusak akhlak maupun kehidupan,” katanya.

Menghadapi hal tersebut, pemerintah daerah perlu mengambil peran dalam mendidik masyarakat agar bisa memanfaatkan sisi positif perkembangan teknologi.

Menurutnya, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membangun kembali kegemaran membaca masyarakat.

“Kenapa harus membaca, karena kebiasaan membaca akan membuat seseorang terbiasa menganalisa apa yang ia dapat,” katanya.

Ny Yenni menekankan, untuk terwujudnya budaya gemar membaca diperlukan partisipatif bunda literasi di tiap-tiap kecamatan.

“Sebab bunda literasi adalah seseorang yang memiliki kemampuan literasi yang dipilih sebagai panutan, motivator, inspirator, katalisator dan influencer dalam mempromosikan gemar membaca,” ujarnya.

Penulis : Depit
Editor : Rezka/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *