Hadapi Tuntutan Zaman, Bupati Agam Minta Imam dan Da’i Lebih Kreatif

  • Bagikan

Banuhampu, AMC – Pemerintah Kabupaten Agam menyadari bahwa tantangan umat Islam ke depan semakin berat, terutama peran seorang imam dan da’i.

Untuk itu, diperlukan pengetahuan yang baik, berkualitas, profesional serta mampu menguasai teknologi.

“Juga dibutuhkan kreativitas dan skill yang cukup bagi seorang imam dan da’i, dalam menjalankan fungsinya di tengah umat,” ujar Bupati Agam, Dr H Andri Warman saat buka pelatihan imam dan da’i, di Hotel Muaro Banuhampu, Sabtu (1/10).

Ia mengatakan, kehadiran da’i di tengah umat sangat dibutuhkan, terlebih menghadapi tuntutan zaman dengan problem masyarakat yang semakin kompleks.

Dengan begitu, ia menilai pelatihan imam dan da’i ini langkah yang tepat dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme, supaya bisa bersama-sama mewujudkan masyarakat Agam yang madani,” sebutnya.

Ia menyadari, satu kali pelatihan saja tidak akan mampu menciptakan seorang imam dan da’i berkualitas serta profesional, sesuai yang diharapkan.

“Namun kita harap lebih banyak belajar, serta memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sumber ilmu pengetahuan,” harap bupati.

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Agam, Jatirman menyebutkan, peserta pelatihan berasal dari 4 kecamatan yaitu, Banuhampu, Sungai Pua, IV Koto dan Malalak.

“Pelatihan digelar 1-3 Oktober, melalui pokir anggota DPRD Agam dapil V atas nama Asrizal,” katanya.

Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari Ikatan Da’i Sumatera Barat, Ponpes Sumatera Thawalib Parabek dan anggota DPRD Agam yang berpengalaman di bidangnya. (t_m)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *