Lubuk Basung, AMC – Pemerintah daerah dan Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan dua komponen yang tidak terpisahkan. Keduanya harus terus menjalin sinergitas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Hal itu disampaikan Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Drs. Aristo Munandar saat melantik pengurus dan dewan kehormatan PMI Cabang Agam, Rabu (24/8) di Lubuk Basung.
“Dalam mengemban tugas, PMI tidak bisa sendiri, PMI harus menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah terutama dengan OPD yang terkait langsung dengan tugas kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Aristo, tugas PMI kedepan makin banyak tantangan. PMI harus mampu menjalankan delapan tugas pokok yang diamanatkan undang-undang.

“Jika dulu masyarakat mengenal PMI sebagai lembaga pedonor darah, sekarang tidak lagi, undang-undang sudah mengatur tugas pokok PMI,” sebutnya.
Ditegaskannya lagi, tugas-tugas pokok PMI itu secara esensial sangat terkait dengan OPD. Ia mencontohkan tugas pendidikan bagi relawan pelajar.
“Ini sangat erat kaitannya dengan Dinas Pendidikan, jadi PMI harus jeli melihat keterkaitan ini,” ucapnya.
Aristo juga berharap, kepengurusan PMI Cabang Agam pada periode ini harus mampu menggerakan relawan PMI mulai dari tingkat pelajar, mahasiswa, kecamatan hingga kabupaten.
“Saya berharap memperkuat relawan PMI di tingkat kecamatan bisa menjadi prioritas, untuk itu jalin koordinasi yang baik dengan para camat,” katanya. (Depit)




