Bukan Seragam, Kekompakan Jadi Andalan 130 Tim di Gerak Jalan Merdeka Style

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC. – Semangat kemerdekaan tidak selalu harus ditunjukkan melalui seragam yang sama. 

Dalam gerak jalan Merdeka Style memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 130 kelompok dari OPD, guru dan berbagai unsur lainnya tampil dengan gaya beragam, namun tetap dalam satu langkah dan semangat kebersamaan.

Konsep berbeda itu justru menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan yang mengusung tema “Tunjukkan Semangat Kreativitas dan Kebersamaan untuk Indonesia.”

Peserta tidak diwajibkan mengenakan pakaian seragam, sehingga kreativitas dan kekompakan menjadi bagian utama dari gerak jalan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi saat melepas peserta gerak jalan, Selasa (11/8) mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT RI. Kehadiran kita merupakan dukungan bersama untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI,” ujar Mhd.Lutfi.

Menurutnya, memasuki usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, semangat kreativitas harus terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita semuanya, baik pemerintahan, masyarakat maupun dunia usaha, harus mampu berkolaborasi dalam rangka membangun Agam ke depannya,” katanya.

Ia menilai konsep gerak jalan tanpa kewajiban mengenakan seragam juga memiliki makna tersendiri. Di tengah keberagaman pakaian dan penampilan peserta, seluruhnya tetap memiliki tujuan dan langkah yang sama.

“Dalam kondisi keberagaman tersebut, kita memiliki tujuan dan langkah yang sama,” tegasnya.

Mhd Lutfi berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, tertib dan serius. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga keamanan serta keselamatan selama mengikuti rute gerak jalan.

“Jagalah ketertiban di jalan, keamanan dan keselamatan, sehingga kita dapat sampai dengan selamat selama perjalanan dan sampai tujuan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Handria Asmi menyebutkan, hingga pelaksanaan kegiatan terdapat sekitar 130 kelompok yang ikut ambil bagian.

Menurutnya, keputusan tidak mewajibkan peserta menggunakan seragam sengaja diambil untuk mengembalikan makna gerak jalan pada aspek kekompakan, kesehatan dan kolaborasi, bukan sekadar penampilan.

“Gerak jalan itu sebetulnya tidak mementingkan pakaian, tetapi kekompakan, kesehatan dan kolaborasi,” ujarnya.

Ia mengatakan konsep Merdeka Style diharapkan dapat menghadirkan suasana berbeda sekaligus menumbuhkan kreativitas peserta dalam memeriahkan HUT RI.

Handria juga menyampaikan bahwa partisipasi kepala OPD bersama anggotanya menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Dengan konsep yang mengedepankan kreativitas, keberagaman dan kekompakan, Gerak Jalan Merdeka Style menjadi salah satu cara masyarakat dan aparatur di Kabupaten Agam memaknai kemerdekaan, berbeda dalam penampilan tetapi tetap berjalan bersama untuk tujuan yang sama.

Selain gerak jalan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Agam juga dilanjutkan jalan santai yang digelar bersamaan dengan Police Woman Run dalam rangka memperingati ulang tahun Polwan.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung besok di Lapangan GOR Kabupaten Agam dan turut menyediakan berbagai doorprize bagi peserta.
Penulis : Andri
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *