Bupati Agam Dampingi Anggota DPD RI Irman Gusman Tinjau Sejumlah Lokasi Strategis di Agam

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC. – Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi AR, dampingi anggota DPD RI, H Irman Gusman, melakukan kunjungan kerja dan peninjauan ke sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Agam, Jumat (24/10).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur, potensi ekonomi masyarakat, serta arah pengembangan sektor wisata dan sosial di berbagai wilayah Agam.

Kegiatan diawali dengan peninjauan Jembatan dan Batang Aia Kalundutan Simaruok, di Jorong II, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung.

Pada kesempatan itu, Wali Nagari Garagahan, Darmalion, menjelaskan bahwa aliran sungai tersebut telah banyak menyebabkan kerusakan lahan pertanian warga di sepanjang bantaran sungai.

“Kondisi ini sudah cukup memprihatinkan. Kami berharap adanya program normalisasi sungai agar lahan pertanian warga dapat kembali digarap,” ujar Darmalion.

Menanggapi hal itu, Irman Gusman menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah daerah untuk menormalisasi aliran Batang Aia Kalundutan.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya penting untuk melindungi lahan pertanian masyarakat, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor wisata di daerah itu.

“Kami minta agar Pemerintah Kabupaten Agam segera menyiapkan proposal resmi terkait rencana normalisasi ini. Proposal itu nantinya akan kami bawa dan bahas di tingkat pusat agar mendapatkan dukungan pendanaan,” tegasnya.

Selain itu, Irman juga menilai potensi kawasan tersebut sangat besar bila dikelola dengan konsep terpadu antara pertanian dan wisata alam, yang akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Selanjutnya, rombongan meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Masjid Sirah di Kecamatan Tanjung Mutiara, serta Pelabuhan Pantai Tiku.

Dalam peninjauan itu, ditemukan sejumlah persoalan yang perlu perhatian, seperti muara yang mengalami pendangkalan serta pabrik es yang belum mampu memenuhi kebutuhan nelayan.

Irman Gusman menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menata kawasan pesisir.

“Kita perlu kerja sama antara masyarakat, niniak mamak, pemerintah daerah, serta dukungan DPRD dan DPD di pusat agar pembangunan kampung nelayan dapat terwujud. Untuk itu, lahan minimal satu hektare harus disiapkan,” ujarnya.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Masjid Sirah, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi.

“Masjid ini sangat strategis, dengan pemandangan laut yang indah. Jika dikembangkan secara terpadu, kawasan ini dapat menjadi magnet wisata baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Dari sana, rombongan bertolak ke Dapur MBG (Makanan Bergizi) di Siguhuang, Lubuk Basung.

Program MBG ini melayani 3.932 penerima manfaat setiap harinya, mulai dari anak-anak TK, SD, SMP, SMA, hingga ibu hamil, menyusui, dan balita.

Sekda Agam, Dr Mhd Lutfi AR, menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan pangan yang digunakan.

“Kualitas bahan harus selalu dicek agar gizi anak-anak terpenuhi dengan baik. Kita juga mendorong agar pemasok bahan pangan berasal dari masyarakat lokal,” ujarnya.

Program MBG yang berdiri sejak April lalu merupakan SPPG pertama di Kabupaten Agam, dan diharapkan terus mempertahankan kualitasnya dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan ke Museum Buya Hamka di Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, serta Puncak Lawang, Kecamatan Matur.

Irman Gusman menilai, Museum Buya Hamka memiliki nilai sejarah tinggi dan potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara.

“Museum ini menyimpan sejarah hidup seorang ulama dan tokoh besar bangsa, Buya Hamka. Perlu dilakukan pengembangan agar daya tariknya semakin kuat bagi wisatawan,” ucapnya.

Usai mengunjungi museum, Irman Gusman menikmati panorama indah Danau Maninjau dari Puncak Lawang, sebelum rombongan bertolak ke Kota Bukittinggi.-
Penulis : Hari
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *