Turunkan Angka Stunting, SIKOCIT Diluncurkan, Bupati Agam Beri Apresiasi

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Untuk percepatan penurunan stunting di kabupaten Agam, Dinas Dalduk-KB-PP-PA Agam buat inovasi baru yakni SIKOCIT ( sistim informasi dan koordinasi cegah stunting terintegrasi).

SIKOCIT merupakan inovasi yang diciptakan dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Agam.

“Aplikasi ini digunakan untuk memudahkan pelaporan kasus stunting, oleh petugas kesehatan di lapangan, kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam penanganannya,”jelas Surya Wendri, kepala Dalduk KB-PP-PA Agam saat pemaparan dalam acara Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Agam tahun 2023 di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Selasa (29/8).

Dikatakan, SIKOCIT hadir untuk memberikan kemudahan bagi petugas yang menemukan kasus stunting dilapangan untuk dilaporkan kepada dinas kesehatan dan sekretariat TPPS, selanjutnya dikoordinasikan kepada OPD terkait agar ditangani secara cepat dan tepat.

Selanjutnya, aplikasi tersebut memuat informasi tentang identitas anak dan faktor determinan serta kesimpulan penyebab terjadinya stunting yang akan memudahkan sektertariat TPPS untuk merekomendasikan OPD yang akan diberi tanggung jawab untuk menangani kasus stunting.

“Notifikasi pelaporan kasus stunting akan terkirim melalui whatsapp admin SIKOCIT di tingkat kabupaten ,” jelasnya.

Selain itu, SIKOCIT juga dilengkapi dengan google maps dan foto rumah penderita untuk memudahkan pihak terkait penanganan stunting tanpa harus melibatkan petugas yang melaporkan kasus.

“SIKOCIT sangat bermanfaat untuk melaporkan kasus stunting secara real time dan place kepada pihak- pihak yang bertanggung jawab dalam penanganannya,sehingga dengan aplikasi ini diharapkan semua kasus stunting yang ada dapat ditangani dengan baik,”ungkapnya.

Bupati Agam melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs H Edi Busti M Si menyambut Baik aplikasi tersebut.

Menurutnya, melalui SIKOCIT, angka stunting di Kabupaten Agam bisa ditekan. “Mudah-mudahan, inovasi ini dapat menjadi suatu langkah perubahan dalam mempermudah penanganan stunting di Kabupaten Agam,”harapnya.

Selain itu, Sekda Agam berpesan kepada seluruh stakeholder terkait agar dapat menjalin silaturahmi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat.

“Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua instansi saja, sebab permasalahan stunting adalah masalah kita bersama. Untuk itu, marilah kita bekerjasama untuk menekan angka stunting demi terlahirnya generasi yang cerdas, kuat dan unggul,”ungkapnya.
Penulis : Tori
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *