Jodi Setiawan, Duta GenRe Agam Optimis Melaju Dengan SAMPAN

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Duta Generasi Berencana (GenRe) kategori Putra Kabupaten Agam, Jodi Setiawan optimis melaju dalam pemilihan Duta GenRe Sumatera Barat dengan mengusung program kerja (Proker) Sarana Wanita Siap dan Mapan (SAMPAN).

Pria 18 tahun asal Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam itu menjelaskan, SAMPAN yang diusungnya dinilai mampu menjawab persoalan perkawinan usia anak pada wanita remaja. Dikatakan, SAMPAN merupakan sarana pendewasaan bagi kaum wanita remaja.

“Proker ini lebih kepada upaya pendewasaan usia perkawinan pada seorang wanita berusia remaja. Sejauh ini yang banyak dipaksa atau diekploitasi untuk menikah di usia anak itu adalah wanita,” ujarnya kepada AMC, Selasa (30/3).

Dengan latar belakang tersebut, imbuh Jodi, dirinya berkeinginan mewujudkan wanita yang mampu bersuara serta wanita yang mampu mewujudkan mimpi. Menurutnya, hal itu bisa dicapai jika wanita bisa menunda pernikahan hingga siap secara usia dan kesehatan reproduksi.

“Jadi, karena itulah Jodi ingin mewujudkan wanita remaja yang bisa speekup, yang punya mimpi dan mau mewujudkan mimpi-mimpinya,” ucap peraih juara pertama Lomba Lagu Minang se-Sumatera Barat tahun 2016 itu.

Melalui SAMPAN, pria yang hobi bermain piano ini ingin mensosialisasikan sekaligus mengedukasi wanita ihwal saat yang tepat untuk memutuskan melangsungkan perkawinan. Menurutnya, usia perkawinan bagi wanita sebaiknya ketika sudah berusia setidaknya 21 tahun.

Untuk pengaplikasiannya, jelas Jodi, SAMPAN lebih menekan edukasi pada tiga poin penting. Pertama, speek match to match, maksudnya adalah curahan hati orang tua kepada anak perempuan berusia produktif.

“Nah poin ini adalah saat dimana orang tua memberikan saran langkah terbaik bagi anaknya untuk di masa yang akan datang,” ungkap Jodi.

Kedua, women for the future, penekannya lebih kepada keputusan seorang wanita remaja ketika telah menamatkan bangku SMA. Dirinya menyarankan, sebaiknya wanita remaja memilih kuliah dulu dan menunda usia pernikahan.

“Yang ketiga berkaitan juga dengan yang kedua, yaitu skil for the future, maksudnya mengasah kemampaun seorang wanita remaja untuk masa yang akan datang atau didorong untuk bekerja dan menunda usia pernikahan,” jelasnya lagi.

Diungkapkan Jodi, program SAMPAN ini sudah dilakukannya di Kecamatan Malalak. Dikatakan, di Malalak sendiri sesuai data dari KUA, lebih dari 50 persen wanita menikah di bawah usia 21 tahun.

Secara nasional, kegiatan pendewasaan usia pernikahan sudah menjadi program Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Akan tetapi, program tersebut belum fokus kepada wanita.

“Jadi Jodi ingin fokus kepada wanitanya, karena risiko lebih banyak kepada kaum wanita, seperti dari segi kesiapan alat reproduksi, atau anaknya pun bisa berisiko stunting nantinya,” katanya.

Dengan kondisi yang demikian, program kerja SAMPAN yang diusungnya itu optimis mampu meraih hasil yang terbaik pada pemilihan Duta GenRe Sumatera Barat. Bahkan, secara konsep dirinya menyatakan sudah siap.

“Insha Allah kita bisa mempersembahkan yang terbaik. Mohon dukungannya, dengan cara menanggapi video profil Jodi di kanal Youtubu GenRe Sumatera Barat Official,” ujarnya. (Devit)

Biodata :

Nama : Jodi Setiawan
Umur : 18 tahun
Tempat/Tanggal Lahir : Bukittinggi / 29 Juli 2002
Tinggi Badan : 165 CM
Berat Badan : 70 Kg

Prestasi :

  • Finalis Bintang Vocalis Gambus Tk nasional 2016.
  • Juara 2 FLS2N tingkat Provinsi 2019.
  • Juara 1 Lomba Solo song Dies Natalis ISI Padang Panjang tingkat Provinsi 2019.
  • Juara 2 Lomba Cover Lagu Daerah Bernuansa Sejarah Lokal BPNB Tingkat Sumbar, Jambi, Bengkulu dalam rangka Pekan Kebudayaan Nasional 2020.
  • Juara 1 Lomba Lagu Minang Tingkat Umum se sumbar dalam Destival Pesona Gandoriah Disparpora Kota Pariaman 2016.
    (*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *