Bupati Agam Berikan Siraman Rohani dan Penguatan Iman Bagi Warga Palembayan

  • Bagikan

Palembayan, AMC. – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt Tan Batuah, memberikan siraman rohani sekaligus penguatan iman kepada masyarakat saat bertindak sebagai khatib Jumat di Masjid Syuhada, Kecamatan Palembayan, Jumat (23/1).

Dalam khutbahnya, Bupati Agam menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Agam tidak sendiri dalam menghadapi musibah bencana alam yang terjadi. Banyak pihak yang turut hadir dan membantu, mulai dari relawan, TNI, Polri, Basarnas, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Untuk itu, mari kita bersabar, kuatkan iman dan keyakinan kita, serta selalu berbaik sangka kepada Allah SWT,” ungkapnya di hadapan jemaah.

Khutbah Jumat tersebut mengangkat tema yang berlandaskan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 155, yang menjelaskan bahwa Allah SWT akan menguji hamba-Nya dengan berbagai cobaan, di antaranya rasa takut, kekhawatiran, kekurangan harta, kehilangan jiwa, dan kekurangan pangan.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut saat ini nyata dirasakan masyarakat Kabupaten Agam, khususnya saat hujan deras yang menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya longsor dan banjir susulan.

Kekhawatiran ini tidak hanya dirasakan masyarakat, namun juga pemerintah dari tingkat terendah hingga pusat.

“Banyak harta yang hanyut akibat banjir, bahkan kita juga kehilangan saudara -saudara kita yang meninggal dunia karena bencana ini. Selain itu, persediaan pangan masyarakat pun ikut terdampak,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati Agam menegaskan bahwa musibah ini merupakan ujian sekaligus bukti kekuasaan Allah SWT.

Di balik kesedihan, tersimpan hikmah berupa tumbuhnya rasa ukhuwah dan kepedulian antar sesama.

“Melalui musibah ini, Allah SWT menggerakkan hati saudara-saudara kita untuk datang membantu. Masyarakat Palembayan tidak sendiri, berbagai bantuan telah datang seperti alat berat, logistik, sandang, pangan, serta bantuan lainnya,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ayat-ayat Allah SWT tidak hanya berupa wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga tercermin dari setiap peristiwa yang terjadi di muka bumi sebagai bukti kebesaran-Nya.

“Allah SWT menggenggam seluruh kejadian dan keputusan atas apa yang terjadi di dunia ini, termasuk musibah yang menimpa Kabupaten Agam. Ini adalah ujian ketabahan dan kesabaran bagi kita semua,” katanya.

Mengakhiri khutbahnya, Bupati Agam berharap agar kekuatan dan kesabaran yang ditunjukkan masyarakat dalam menghadapi musibah ini menjadi amal jariyah.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk bersama -sama membangun daerah dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT.

Khutbah Jumat tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Agam untuk para korban bencana dan seluruh masyarakat yang terdampak.-
Penulis: Tori
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *