Lubuk Basung, AMC – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta pemerintah daerah terdampak bencana melalui zoom meeting, Rabu (21/1).
Rapat koordinasi tersebut membahas alokasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 beserta pemanfaatan belanjanya.
Selain itu, turut dibahas rencana alokasi anggaran untuk penanganan rumah rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat akibat bencana.
Kabupaten Agam mengikuti rapat tersebut dengan dihadiri Bupati Agam diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agam, Hamdi, bersama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Agam, Egie Pratama Mulya.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan informasi terkait bantuan pasca bencana di wilayah Sumatera yang bersumber dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut berupa dukungan hunian sementara sebesar Rp13,4 juta per keluarga.
“Adapun rincian bantuan tersebut meliputi bantuan perabotan Hunian Sementara (Huntara) atau Hunian Tetap (Huntap) yang diberikan secara tunai sebesar Rp3 juta per keluarga, Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) sebesar Rp15 ribu per orang per hari selama tiga bulan, serta bantuan dukungan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan validasi dan pengonkretan data penerima bantuan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan berjalan optimal.
“Oleh karena itu, kami berharap kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera melakukan validasi dan penguatan data di lapangan,” jelasnya.-
Penulis: Tori
Editor : Harmen




