Palembayan,AMC.– Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, bersama Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Dr. Rustian, serta Dandim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso, meninjau sejumlah titik rencana pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana galodo di Kecamatan Palembayan, Kamis (11/12).
Peninjauan dilakukan di kawasan SD 05 Kayu Pasak, yang menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan huntara.
Pembangunan ini akan dilaksanakan pasukan TNI, dengan estimasi waktu penyelesaian sekitar 15 hari sejak dimulai.
Menurut pendataan sementara, kebutuhan huntara di Nagari Salareh Aia mencapai sekitar 136 unit.
Sementara itu, masyarakat dari Salareh Aia Timur dan Tiga Koto Silungkang masih menunggu penetapan lokasi alternatif yang sedang difinalkan.
Beberapa opsi lokasi huntara tengah dikaji, di antaranya, Kompleks PBI Gumarang atau Lapangan bola Salareh Aia Timur.
Sestama BNPB menegaskan penetapan lokasi harus mempertimbangkan keamanan, aksesibilitas, serta kelayakan lahan agar hunian sementara bisa segera dibangun dan ditempati korban.
Wakil Bupati Agam meminta Walinagari untuk segera melakukan verifikasi data dan memastikan kejelasan penempatan, agar proses pembangunan tidak mengalami penundaan.
“Kita mendorong percepatan. Begitu lokasi selesai ditetapkan, TNI langsung mulai pembangunan. Harapan kita, huntara bisa segera dimanfaatkan warga,” ujar H. Muhammad Iqbal.
Dengan pembangunan huntara ini, pemerintah daerah, BNPB, dan TNI berkomitmen memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana, sambil menunggu pembangunan hunian tetap di tahap berikutnya.-
Penulis : FIKRI
Editor : HARMEN




