Selain Upacara Bendera, Ini Cara RBAN Mengisi Kemerdekaan

  • Bagikan

Tilatang Kamang, AMC – Euforia peringatan HUT RI ke-78 di Kabupaten Agam terasa hingga ke pelosok-pelosok nagari. Salah satunya seperti dilakoni generasi muda yang tergabung dalam Rumah Baca Anak Nagari (RBAN).

Rumah baca yang terletak di Tilatang Kamang ini juga turut menggelar upacara bendera peringatan HUT RI ke-78, pada Kamis (17/8).

Upacara ini diikuti oleh anak anak dan relawan RBAN. Pelaksanaan upacara di RBAN berlangsung khidmat, peserta terlihat serius mengikuti upacara satu tahunan ini.

Pendiri RBAN, Sry Eka Handayani menyebut, pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus di rumah bacanya sudah berlangsung sejak 2018 silam.

“Upacara ini rutin di RBAN sejak 2018. Kami selalu menyelenggarakan upacara pengibaran bendera setiap tanggal 17 Agustus,” ujarnya.

Tidak hanya upacara bendera lanjutnya, anak-anak RBAN juga punya cara tersendiri dalam mengisi kemerdekaan, yakni dengan menyelenggarakan berbagai macam perlombaan.

“Biasanya lomba setiap usai upacara, tapi tahun ini berbeda upacaranya hari ini, lalu lombanya Minggu,” sebut Sry.

Adapun perlombaannya kata Sry lagi, yakni lomba menulis puisi, membaca puisi, bercerita, balap karung, menggambar, azan, tahfiz, mewarnai, tarik tambang, makan kerupuk, pacu kelereng dan tarompa sayak atau tampuruang.

“Nanti kepada pemenang akan kami berikan hadiah yang dananya murni dari pengurus RBAN,” tuturnya.

Sry menyebut, selama ini kegiatan RBAN belum pernah didanai oleh proposal. Menurutnya, ini pekerjaaan hati yang tidak semua orang mengerti.  

“Karena RBAN mempunyai visi menumbuhkan minat baca mencerdaskan bangsa. Dampaknya  tidak cepat, tapi akan terasa,” ujarnya.

Sry menambahkan, RBAN sebagai komunitas baca yang berada di Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan melaksanakan program literasi terutama pengembangan minat baca, sehingga lahir generasi yang literat kedepannya.

“Upacara bendera dan berbagai lomba yang dilaksanakam RBAN ini merupakan aksi nyata untuk menanamkan rasa cinta tanah air bagi anak-anak. Semoga RBAN tetap istiqomah melaksanakan pratik, terutama dalam dunia literasi sehingga lahir Hatta–Hatta baru,” ujarnya.
Penulis : Depit
Editor : Rezka/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *