Maelo Pukek, Tradisi yang Masih Dipertahankan Nelayan Agam

  • Bagikan

AMCNews.co.id — Nelayan di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabuapten Agam, masih mempertahankan tradisi temurun dari nenek moyangnya yaitu “maelo pukek”.

“Maelo pukek ini, merupakan kerjasama para nelayan dilakukan secara bergotong-royong, yang tak lepas dari tradisi orang Minang,” kata Jorong Pasie Paneh Syafrinal, pada AMCNews.co.id, Selasa, (5/2)

Dikatakan, ini merupakan tradisi unik yang menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke pesisir pantai tiku sambil melihat pemandangan di kawasan tersebut.

“Tradisi ini dilakukan secara berkelompok sebanyak 10 hingga 30 orang nelayan menarik pukek dalam kurun waktu 2 sampai 3 jam,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam satu hari, para nelayan dapat maelo pukek 2 sampai 5 kali, tergantung cuaca untuk melaut.

“Jika cuaca bagus, nelayan dapat maelo pukek hasil tangkapannya 2 sampai 5 kali dalam sehari. Justru sebaliknya, kalau cuaca buruk, maelo pukek hanya dilakukan satu kali bahkan tidak sama sekali,” ungkapnya.

Dari tangkapan hasil maelo pukek, para nelayan membagikannya secara bersama-sama. (AMC07)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *