Tari Katidiang dan Tari Tangguak Agam Merambah Pentas Nasional

  • Bagikan

AMCNews.co.id — Tari Katidiang dan tari Tangguak dari Sanggar Pitunggua Agam, tampil memukau di pentas seni Apkasi Otonomi Expo tahun 2018, di ICE BSD City Tanggerang, Sabtu (7/7).

Tari yang dimainkan sebanyak 6 orang anak SD dari gabungan sekolah di Kecamatan Lubuk Basung ini, binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.

Penampilan itu disaksikan ribuan pasang mata para pengunjung Apkasi Otonomi Expo 2018, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan Isman Imran, Kadis Perindagkop UMKM Agam, Aryati, Kadis KPMPTSP Naker Fatimah dan Kabag Perekonomian Rozetta.
Menurut Elidar, Tari Katidiang dan Tari Tangguak merupakan tarian tradisional masyarakat Minang yang dikolaborasian dengan tari modren.

Tari katidiang menggambarkan ungkapan rasa syukur masyarakat Minang khususnya Kabupaten Agam atas hasil panen yang melimpah.

Sedangkan, tari tangguak, menggambarkan sebuah cerita anak-anak dimusim libur, mereka pergi bermain ke sawah untuk menagkap ikan menggunakan tangguak.

Tangguak sendiri merupakan alat untuk menangkap ikan.

Atas penampilan itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Isman Imran mengucapkan apresiasi dan kebanggaan atas penampilan  seni yang dimainkan oleh beberapa anak-anak yang masih duduk dibangku SD.

“Biasanya iven sebesar ini, orang dewasa yang memainkan tari katidiang tersebut, namun saat ini kita menggantikannya menjadi anak kecil. Hal ini untuk menciptakan regenerasi berikutnya.
Apabila mereka punya bakat dan sanggup, kita beri kesempatan. Dan sebuah keberanian bagi mereka karena bisa tampil di iven sebesar ini,” kata Isman.

Sementara itu, salah seorang pengujung, dari Sidoarjo, memberi apresiasi atas penampilan tari katidiang dan tari tangguak.

“Wah, kecil- kecil udah bisa nari. Lincah lagi. Ini daerah pertama yang pesertanya masih anak-anak. Luar biasa, semoga tari tradisional ini bisa dijaga selalu,” sebutnya puas.

(AMC06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.