Banto Royo nan Menawan Andalan Masa Depan Kabupaten Agam

  • Bagikan
Objek Wisata Banto Royo Nagari Koto Tangah Tilatang Kamang

AMC.news.co.id  Kabupaten Agam tiada henti melakukan terobosan dan inovasi.  Seperti halnya pengembangan potensi alam di Koto Tangah, kecamatan Tilatang Kamang, kabupaten Agam.

Kawasan pebukitan batu kapur dan rawa di wilayah Jorong Kaluang Tapi, nagari Koto Tangah Tilatang Kamang, disulap menjadi kawasan wisata nan memukau. Menariknya, kawasan wisata yang sedang dibangun itu, sudah diincar banyak pengunjung.

Menurut Bakhrizon Daud, pengelola kawasan wisata bukik kapur di Koto Tangah, Tilatang Kamang kepada amc. news.co.id, objek wisata yang baru dibangun itu merupakan inovasi tersendiri dalam upaya mendorong pengembangan potensi alam di Koto Tangah.

Dijelaskan, objek wisata itu diberi nama Banto Royo sesuai dengan nama kawasan itu. Kawasan wisata seluas 6,2 hektar itu tidak jauh dari Telaga Tirta Sari di jorong Sonsang.

Objek wisata Banto Royo berupa kawasan hutan rawa yang diberi jembatan bambu yang terbentang diatasnya. Para pengunjung bisa bersantai di saung-saung yang didirikan di permukaan rawa, menikmati pemandangan alam dari atas menara, didukung sarana wisata lain seperti flyingfox, perahu kano, serta memiliki kawasan bermain untuk anak-anak.

Tidak hanya itu, untuk wistawan yang suka mengabadikan moment liburan mereka, pihak pengelola  juga menyediakan beberapa lokasi untuk spot foto yang indah dan menawan.

Dijelaskan Daud, potensi alam itu mulai dikerjakan akhir 2017 lalu dan rencananya akan di operasikan secara penuh bulan Agustus mendatang.

“ Saat ini kita masih mengerjakan bangunan kantor operasional, gerbang, lokasi parkir, mushala dan tempat  perbelanjaan, sementara itu untuk kawasan wisata sudah 75 persen pengerjaaan, “ ujarnya.

Meskipun masih dalam tahap pengerjaan para pengunjung sudah mulai berdatangan namun tidak diizinkan oleh pihak pengelola.

“Kita belum bisa menerima wisatawan, karena takut membahayakan keselamatan mereka sebab belum ada pengawasan, “ jelasnya.

Sementara Walinagari Koto Tangah, Masuri mengatakan, objek wisata itu merupakan kerjasama masyarakat setempat dengan investor untuk mengembangkan potensi alam, serta memajukan nagari.

“ Nagari Koto Tangah memiliki potensi alam luar biasa yang bisa di sulap menjadi objek wisata khusus seperti Tirta Sari dan Banto Royo.

“Kita berharap Banto Royo bisa menjadi salah satu objek wisata andalan masa depan di kabupaten Agam , “ harapnya. (AMC07)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.